6 Langkah Membuka Peluang Usaha Bagi Pemula

6 Langkah Membuka Peluang Usaha Bagi Pemula

Minggu, 08 September 2019

Setelah lulus sekolah atau kuliah, pastinya kita ingin mendapatkan pekerjaan yang layak. Semua orang pasti berlomba-lomba menaruh lamaran pekerjaan di perusahaan – perusahaan besar. Harapan mereka bisa diterima bekerja dan mendapatkan gaji yang besar.

6 Langkah Membuka Peluang Usaha Bagi Pemula

Namun zaman sekarang, mendapatkan pekerjaan bukanlah hal yang mudah. Karena persaingan memperoleh pekerjaan semakin ketat dan lapangan pekerjaan yang tidak begitu banyak. Jadi orang yang diterima bekerja haruslah orang yang memenuhi kualifikasi.

Jika anda gagal tidak diterima untuk menjadi karyawan. Maka kita bisa mencoba solusi lain biar mendapatkan pekerjaaan. Adapun solusinya adalah dengan membuat lapangan pekerjaan itu sendiri. Kita bisa membuka peluang usaha dari awal yang bila ditekuni akan bisa menjadi usaha sampingan yang menjanjikan.

Langkah Membuka Peluang Usaha

Perkembangan teknologi yang semakin maju bisa dimanfaatkan untuk memajukan  usaha kita. Kita bisa membuka usaha dengan sistem kerja online yang sedang marak di era digital. Bagi anda seorang pemula, maka ada 6 langkah membuka peluang usaha yang bisa diikuti :

1. Menentukan jenis bisnis online yang anda inginkan

Langkah pertama untuk membuka usaha adalah menentukan jenis bisnis online. Anda ingin membuka bisnis online di bidang kuliner, baju atau fashion, kosmetik, jasa, dan lain-lain. Selanjutnya anda juga perlu memperhatikan trend yang sedang digandrungi di pasaran saat ini.

Contoh : Anda tertarik membuka usaha bisnis online di bidang kuliner. Anda harus mengetahui makanan apa yang sedang digandrungi saat ini. Setelah itu anda harus mengembangkan/inovasi makanan tersebut menjadi hal yang berbeda dan unik dari brand lainnya. Bisa juga anda membuka bisnis online kuliner yang tak lekang oleh waktu dan banyak diminati pasar.

2. Melakukan survey pendahuluan untuk bisnis yang mau dijalankan

Survey pendahuluan penting dilakukan sebelum membuka suatu bisnis. Tujuan survey adalah untuk mengetahui gambaran pasaran mengenai bisnis tersebut. Biasanya survey pendahuluan menggunakan analisis SWOT. Analisis SWOT meliputi analisis strength (kekuatan/kelebihan), weakness (kelemahan), opportunity (peluang), dan threats (ancaman).

Contoh : Membuka bisnis kuliner maka anda bisa melakukan survey mengenai akanan yang disukai pasar, berapa modal yang dikeluarkan, harga jualnya, siapa target pasarnya, dan bagaimana cara memasarkan produk kuliner tersebut.

3. Pandangan mengenai kegagalan adalah suatu hal yang biasa

Setelah anda siap membuka bisnis, maka langkah selanjutnya adalah action. Jangan menunda-nunda dalam membuka suatu bisnis. Jangan sampai hanya menjadi impian belaka tanpa ada action sama sekali. Mulailah segera mungkin ketika anda sudah yakin dan mantap. Terpenting anda jangan takut untuk gagal. Pandanglah kegagalan adalah hal yang biasa. Kegagalan adalah awal suatu kesuksesan. Kalau gagal, anda harus mencoba kembali sampai mencapai sebuah kesuksesan.

4. Bersabar

Membuka bisnis dari awal tentunya anda harus bersabar dalam menikmati prosesnya. Pasti anda akan mengalami jatuh bangun dalam mengembangkan bisnis. Anda akan menemui masalah, rintangan, dan kesulitan. Yang terpenting anda harus menyikapi dengan sabar dan tidak lekas menyerah/putus asa.

Anda harus mengingat bagaimana perjuangan awal anda tentang semua usaha, tenaga, waktu dan uang yang telah anda keluarkan. Bisnis yang sukses memiliki perjalanan dan proses yang panjang.

5. Melek teknologi

Perkembangan teknologi sangat pesat, anda harus melek teknologi. Teknologi bisa digunakan untuk memajukan bisnis yang kita kelola. Misalnya memasarkan produk/jasa dari bisnis kita melalui sosial media. Atau bisa juga menawarkan secara pesan pribadi dengan messenger atau whatsapp. Teknik marketing secara online lebih menguntungkan dibandingkan lainnya. Pasalnya kita tidak usah mengeluarkan dana banyak, cukup dengan mengupload di sosial media maka bisa menjangkau semua kalangan. Selain itu juga mempermudah proses branding suatu produk.

6. Menjadi reseller

Reseller adalah menjual produk kembali dengan sistem dropship. Apalagi semua promosi dan pemesanan sangat mudah dilakukan cukup menggunakan handphone. Keunggulan reseller adalah tidak membutuhkan modal besar, tidak repot stok barang, tidak perlu packing.

Anda hanya perlu menjual dengan mempromosikan gambar dari dropship, selanjutnya bila ada pesanan maka pembeli bisa langsung memesan ke anda. Pihak dropship akan mengirimkn barang pesanan pembeli.